Perspective on the Production Availability of Animal Protein Source from Livestock in Indonesia

Priyono Priyono, Atien Priyanti

Abstract

Human Development Index (HDI) is used to measure overall performance where Indonesia's HDI is ranked 110 out of 187 countries with an index value of 0.684 in 2015. Consumption of animal protein has a relationship with life expectancy and quality of life which determines by the HDI performance. The paper describes on perspective development of animal protein source from livestock in Indonesia. The production development of animal protein source in overall (meat, eggs, and milk) had a positive growth during the period of 1994-2015 with the range of 1-6%/year, except that for buffalo meat production that decreased by 1.77%/year. The animal protein availability of meat was dominated by broiler production, followed by beef, mutton and others. The broiler meat production has the highest growth rate of 6.67%/year. Meanwhile, the animal protein source of non-meat production was dominated by eggs and milk production that its growth rate were 5.98 and 4.29%/year, respectively. In the same period, the meat production share was dominated by poultry meat, the rest derived from large ruminant, small ruminant, and other meat sources. Egg and milk production share also increased significantly during the period and share availability of beef production was less than 25% where its consumer participation was decreased. This indicates that beef is not a primary consumption for the majority people of Indonesia. Development program is needed to encourage an increase of the protein source from poultry meat, large ruminants, small ruminants, and milk.

Keywords

Protein from livestock; production; share

Full Text:

PDF

References

Ardiyati A. 2011. Penawaran daging sapi di Indonesia (analisis proyeksi swasembada daging sapi 2014) [Thesis]. [Depok (Indonesia)]: Universitas Indonesia.

Ariani M. 2010. Analisis konsumsi pangan tingkat masyarakat mendukung pencapaian diversifikasi pangan. Gizi Indonesia. 33:20-28.

Ariningsih E. 2014. Kinerja kebijakan swasembada daging sapi nasional. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 32:137-156.

Bahri S, Inounu I, Soedjana TD, Haryanto B, Priyanti A, Tiesnamurti B. 2013. Diversifikasi produk ternak untuk mencukupi kebutuhan protein asal ternak di Indonesia. Jakarta (Indonesia): IAARD Press.

Bahri S, Inounu I, Soedjana TD, Priyanti A, Shiddieqy MI, Tiesnamurti B. 2015. Pengembangan sapi perah di luar Jawa mendukung peningkatan produksi dan konsumsi susu segar. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak.

BKP. 2015. Data statistik ketahanan pangan tahun 2014. Jakarta (Indonesia): Badan Ketahanan Pangan.

BKP. 2016. Laporan tahunan Badan Ketahanan Pangan tahun 2016. Jakarta (Indonesia): Badan Ketahanan Pangan.

BPS. 2015a. Indeks pembangunan manusia 2014 metode baru. Jakarta (Indonesia): Badan Pusat Statistik.

BPS. 2015b. Ringkasan eksekutif pengeluaran dan konsumsi penduduk Indonesia. Jakarta (Indonesia): Badan Pusat Statistik.

BPS. 2015c. Statistik Indonesia 2014. Jakarta (Indonesia): Badan Pusat Statistik.

BPS. 2016. Statistik Indonesia 2015. Jakarta (Indonesia): Badan Pusat Statistik.

Dawami A. 2015. Ancaman masuknya produk ayam terhadap daya saing usaha peternakan rakyat. Dalam: Round Table Meet Menyikapi Kerjasama Industri Pengolahan Ayam Berbahan Baku Impor. Jakarta, 15 April 2015. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak.

Dewayani M, Kesumajaya WW. 2015. Pengaruh kurs dollar Amerika, konsumsi, dan produksi terhadap impor produk olahan susu Indonesia. J Ekonomi Pembangunan Unud. 4:96–104.

Diarmita K. 2017. Regulasi pendukung daya saing industri peternakan domestik. Dalam: Masa Depan Peternakan Domestik di Era Milenial. Seminar ISPI: Outlook Industri Peternakan 2018. Tangerang, 7 Desember 2017. Tangerang (Indonesia): ISPI.

Ditjen PKH. 2015. Statistik peternakan 2015. Jakarta (Indonesia): Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Diwyanto K, Priyanti A, Inounu I. 2005. Prospek dan arah pengembangan komoditas peternakan: Unggas, sapi dan kambing-domba. Wartazoa. 15:11-25.

Fatmawati, Rostin, Baso JN. 2016. Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging sapi di Indonesia. J Ekonomi. 1:128-134.

Gapuspindo. 2017. Daya saing penambahan populasi sapi indukan melalui pencegahan pemotongan sapi betina produktif. Dalam: FGD Pengendalian Sapi Betina Produktif Mendukung Program UPSUS SIWAB. Bogor, 28 Desember 2017. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak.

Harmini RW, Asmarantaka, Atmakusuma J. 2011. Model dinamis sistem ketersediaan daging sapi nasional. J Ekonomi Pembangunan. 12:128-146.

Ilham N. 2001. Analisis penawaran dan permintaan daging sapi di Indonesia. Dalam: Haryanto B, Setiadi B, Sinurat AP, Mathius IW, Situmorang P, Nurhayati, Ashari, Abubakar, Murdiati TB, Hastiono S, Hardjoutomo S, Adjid RMA, Priadi A, penyunting. Teknologi Peternakan dan Veteriner dalam Pengembangan Sistem Agribisnis Peternakan yang Berdaya Saing. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 17-18 September 2001. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 385-403.

Ilham N. 2009. Kelangkaan produksi daging: Indikasi dan implikasi kebijakannya. Analisis Kebijakan Pertanian. 7:43-63.

Inounu I, Priyanti A, Bahri S, Soedjana TD, Handiwirawan E, Shiddieqy MI. 2015. Dukungan kebijakan dalam meningkatkan produksi dan konsumsi daging kambing-domba. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak.

Iskandar S. 2006. Strategi pengembangan ayam lokal. Wartazoa. 16:190-197.

Jiuhardi. 2016. Kajian Tentang impor daging sapi di Indonesia. Forum Ekonomi. 17:75-91.

Junaedi. 2012. Dinamika pola konsumsi telur di Indonesia. J Analisa Kebijakan. 10:13-25.

Kementerian Perdagangan. 2013. Analisis dinamika konsumsi pangan masyarakat Indonesia. Jakarta (Indonesia): Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Perdagangan. Kementerian Perdagangan.

Kementerian Pertanian. 2017a. Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 26/Permentan/PK.450/7/2017 tentang Penyediaan dan Peredaran Susu. Jakarta (Indonesia): Kementerian Pertanian.

Kementerian Pertanian. 2017b. Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 13/Permentan/PK.240/5/2017 tentang Kemitraan Usaha Peternakan. Jakarta (Indonesia): Kementerian Pertanian.

Matondang RH, Rusdiana S. 2013. Langkah-langkah strategis dalam mencapai swasembada daging sapi/kerbau 2014. J Litbang Pertanian. 32:131-139.

Mayulu H, Sunarso, Sutrisno CI, Sumarsono. 2010. Kebijakan pengembangan peternakan sapi potong di Indonesia. J Litbang Pertanian. 29:34-41.

Mukson, Roessali W, Setiyawan H. 2014. Analisis wilayah pengembangan sapi potong dalam mendukung swasembada daging di Jawa Tengah. J Peternakan Indonesia. 16:26-32.

Nataamijaya AG. 2010. Pengembangan potensi ayam lokal untuk menunjang peningkatan kesejahteraan petani. J Litbang Pertanian. 29:131-138.

Nurmanaf AR. 2003. Tingkat konsumsi telur dan variasi keseimbangan produksi-konsumsi antar provinsi di Indonesia. Wartazoa. 13:152-159.

Priyanti A, Sartika T, Priyono, Juliyanto TB, Soedjana TD, Bahri S, Tiesnamurti B. 2016. Kajian ekonomik dan pengembangan inovasi Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB). Bogor (Indonesia): Puslitbangnak.

Priyanti A, Soedjana TD, Handiwirawan E, Diwyanto K, Priyono, Tiesnamurti B. 2015. Menyikapi kerjasama industri pengolahan ayam berbahan baku impor. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak.

Sanny L. 2011. Analisis Industri pengolahan susu di Indonesia. Binus Bus Rev. 2:81-87.

Satriani TA. 2017. Diversifikasi pangan asal ternak mendukung keamanan pangan nasional. Dalam: Puastuti W, Muharsini S, Inounu I, Tiesnamurti B, Kusumaningtyas E, Wina E, Herawati T, Hartati, Hutasoit R, penyunting. Teknologi Peternakan dan Veteriner Mendukung Diversifikasi Sumber Protein Asal Ternak. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 8-9 Agustus 2017. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak.

Soedjana TD. 2005. Accessibility to small ruminants input and output markets in Indonesia. J Litbang Pertanian. 24:137-142.

Soedjana TD. 2011. Prevalensi usaha ternak tradisional dalam perspektif pembangunan peternakan menghadapi pasar global. Pengembangan Inovasi Pertanian. 4:156-173.

Soedjana TD. 2012. Peningkatan konsumsi daging ruminansia kecil dalam rangka diversifikasi pangan daging mendukung PSDSK 2014. Dalam: Prosiding Workshop Nasional Diversifikasi Pangan Daging Ruminansia Kecil. Jakarta, 15 Oktober 2011. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 17-26.

Soedjana TD. 2013. Partisipasi konsumsi sebagai alat ukur status ketahanan pangan daging. Wartazoa. 23:166-175.

Tiesnamurti B, Bahri S, Saptati RA, Priyono, Magrianti T, Priyanti A. 2017. Strategi percepatan produksi susu segar dalam negeri. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak.

UNDP. 2015. Human development report 2015. New York (US): United Nations Development Programme.

Yusdja Y, Sayuti R, Wahyuning S, Sejati WK, Sodikin I, Ilham N, Sinuraya YF. 2007. Pembangunan peternakan: Pencapaian dan prospek. Dalam: Prosiding Kinerja dan Prospek Pembangunan Pertanian Indonesia. Jakarta, 20 Desember 2006. Bogor (Indonesia): PSEKP. hlm. 44-65.

Zulkarnain AM. 2017. Prospek pengembangan unggas lokal di era milenial. In: Masa Depan Peternak Domest di Era Milen Semin ISPI Outlook Ind Peternak 2018. Tangerang, 7 Desember 2017. Tangerang (Indonesia): ISPI.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Copyright (c)  2018 WARTAZOA. Indonesian Bulletin of Animal and Veterinary Sciences

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.