Milk Products Diversification to Increase Profit of Dairy Goat Farming

Sumanto .

Abstract

Dairy goat farming in Indonesia is growing because goat milk is attractive as nutrient supplement and alternative medicine for human health. Selling fresh goat's milk often becomes a constraint because not all consumers can drink it due to unpleasant smell. Effort on diversification of fresh goat's milk into processed milk products is considered a good option, but only few farmers have done it. Milk processing is useful to eliminate the smell of fresh goat's milk and to increase value-added. Goat population is around 19.01 million head, while dairy goat population has not been known yet. The paper describes the benefit of processing  fresh goat milk to increase goat farming profit through the improvement of feed management, and selling the processed milk. Better management increase lactation period from 170 to 250 days, milk production from <1 to 2 liter/head/day, and higher price of processed milk. Investment on 59 does and 7 bucks for five years through the goat milk diversification has increased profit by 33.53%. Diversification of processing goat milk product is necessary to increase productivity and value added of fresh milk.

Keywords

Diversification, goat milk, profits, dairy goats

Full Text:

PDF

References

Agrina. 2016. Ragam momen : Inspirasi dari para peraih prestasi. Agrina.

Andri W. 2014. Peluang Bisnis susu kambing Etawah [Internet}. Tersedia dari: http://hivitnetwork.weebly com.

Aprilinda S. 2016. Status reproduksi dan estimasi output bangsa-bangsa kambing di Desa Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah [Skripsi]. [Lampung (Indonesia)]: Universitas Lampung.

Arai SA, Wiryawan KG, Sadia IN, Kertanegara. 2014. Productivity of crossbred Ettawah goats fed by-product of traditional fried snack industry with different level of urea. In: Proceeding the Role of Dairy Goat Industry in Food Security, Sustainable Agriculture Production, and Economic Communities. The 2nd Asian-Australasian Dairy Goat Conference. Bogor, 25-27 April 2014. Bogor (Indonesia): Faculty of Animal Science, Bogor Agricultural University. p. 196-198.

Arviansyah R, Widjaya S, Situmorang S. 2015. Analisis pendapatan dan sistem pemasaran susu kambing di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran. JIIA. 3:363-369.

Astuti DA, Suherman A. 2012. Dairy goat in Indonesia: Potential, opportunities, and challenges. In: Proceedings of the 1st Asia Dairy Goat Conference. Kuala Lumpur, 9-12 April 2012. Kuala Lumpur (Malaysia). p. 47-51.

Atabany A, Abdulgani IK, Sudono A, Mudikdjo K. 2001. Performans produksi, reproduksi dan nilai ekonomi kambing Peranakan Etawah di peternakan barokah. Media Peternakan. 24:1-6.

Badarina I, Evvyernie D, Toharmat T, Herliyana EN, Darusman LK. 2014. Digestibility, milk production, and udder health of Etawah goats fed with fermented coffe husk. Media Peternakan. 38:42-47.

BPS. 2015. Survey struktur ongkos usaha peternakan tahun 2014. Jakarta (Indonesia): Badan Pusat Statistik.

BPS. 2016. Statistik Indonesia 2016. Jakarta (Indonesia): Badan Pusat Statistik.

Budiarsana IGM. 2009. Analisis ekonomi usaha ternak kambing PE sebagai ternak penghasil susu dan daging. Dalam: Sani Y, Natalia L, Brahmantyo B, Puastuti W, Sartika T, Nurhayati, Anggraeni A, Matondang RH, Martindah E, Estuningsih SE, penyunting. Teknologi Peternakan dan Veteriner untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Peternak. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 13-14 Agustus 2009. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 411-418.

Ditjennak. 2016. Kambing perah berkembang tapi minim data. Jakarta (Indonesia): Ditjennak.

Ferichani M, Darsono, Supanggyo. 2012. Inovasi produk es krim susu kambing Etawa-ubi unggu. J Ilmu-Ilmu Peternakan. 27:18-26.

Fitriani FF. 2014. Kiprah andrean bisnis minuman dan kosmetik dari susu kambing [Internet]. Tersedia dari: http://EntrepreneurBisnis.com.

Harmawati M, Kusnandar, Setyowati N. 2013. Analisis nilai tambah susu kambing Peranakan Etawah (PE) sebagai bahan baku produk olahan susu kambing Peranakan Etawah di Kabupaten Sleman. AGRISTA. 1:1-10.

Higoatnet. 2016. Susu kambing tablet-sejarah dan cara pembuatan susu kambing tablet. Higoatnet.com [Internet]. [disitasi 1 Jan 2016]. Tersedia dari: http://www.higoatnet.com/susu-kambing-tablet

Jantika H. 2015. Analisis ekonomi veterinery peternakan kambing perah di Desa Sepang Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng [Skripsi]. [Denpasar (Indonesia)]. Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana.

Jualhigoatmilk. 2013. Goat’s milk tablet. Jualhigoatmilk.wordspress.com [Internet]. [disitasi 1 Jan 2016]. Tersedia dari: www.jualhigoatmilk. worsdpress.com/2013/10/24/goats-milk-tablet

Khamidah A, Setiasih. 2012. Pengkajian penerapan usaha pengolahan es krim susu kambing di kelompok UP-FMA Desa Argoyuwono Malang. Dalam: Prosiding Seminar Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi. Madura, Juni 2012. Madura (Indonesia): Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura. hlm. 1-9.

Kholik EN. 2014. Penggunaan internet marketing dalam membentuk brand association [Skripsi]. [Yogyakarta (Indonesia)]. Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Kuswadi. 2005. Meningkatkan laba melalui pendekatan akuntansi keuangan dan akuntansi biaya. Jakarta (Indonesia): PT. Elex Media Komputindo.

Legowo AM. 2005. Diversifikasi produk olahan dengan bahan baku susu. Dalam: Pengembangan forum kerjasama “stakeholders” industri pengolahan susu. Semarang, 17-18 Mei 2005. Semarang (Indonesia): Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah.

Mwaura, Njoki M. 2014. Socio-economic and technology transfer factors influencing adoption of dairy goats among smallholder farmers in some districts in Kenya. Int J Contemp Appl Sci. 1:106-124.

Nguyen MD, Nguyen NA. 2012. Dairy goat in Vietnam: Potential, opportunities, and challenges. In: Proceedings of the 1st Asia Dairy Goat Conference. Kuala Lumpur, 9-12 April 2012. Kuala Lumpur (Malaysia): FAO. p. 52-55.

Novita CI, Sudono A, Sutama IK, Toharmat T. 2006. Produktivitas kambing Peranakan Etawah yang diberi ransum berbasis jerami padi fermentasi. Media Peternakan. 29:96-106.

Nuhaeli, Nunung NH, Pramono. 2014. Analisa fungsi produksi ternak kambing perah (studi kasus pada kelompok ternak kambing perah Mendani Kabupaten Tegal). J Ilmu Peternakan. 2:129-137.

Palupi GA. 2015. Analisis profitabilitas dan nilai tambah bisnis yoghurt pada unit pengolahan susu Darul Fallah [Skripsi]. [Bogor (Indonesia)]: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Priyanto D, Martawijaya M, Setiadi B. 2004. Analisis kelayakan usaha kambing perah lokal pada berbagai skala pemilikan. Dalam: Thalib A, Sendow W, Purwadaria T, Tarmudji, Darmono, Triwulanningsih E, Beriajaya, Natalia L, Nurhayati, Ketaren PP, et al., penyunting. IPTEK sebagai Motor Penggerak Pembangunan Sistem dan Usaha Agribisnis Peternakan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 4-5 Agustus 2004. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 433-442.

Purworo P. 2009. Analisis strategi pemasaran susu kambing (studi kasus PT Caprito Agrindo Prima, Kecamatan Cariu, Bogor) [Skripsi]. [Jakarta (Indonesia)]: Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Rahmidani R. 2015. Penggunaan e-commerce dalam bisnis sebagai sumber keunggulan bersaing perusahaan. Dalam: Prosiding Seminar Nasional Ekonomi Manajemen dan Akutansi (SNEMA). Padang (Indonesia): Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Padang.

Ribeiro AC, Ribeiro SDA. 2010. Specialty products made from goat milk. Small Rumin Res. 89:225-233.

Rusdiana S, Praharani L. 2014. Performans ekonomi kambing perah Anglo Nubian. Saanen × Peranakan Etawah (Sapera) dan Peranakan (Pe). Dalam: Prosiding Seminar Nasional LIPI. Jakarta (Indonesia): LIPI. hlm. 496-509.

Saleh E. 2004. Teknologi pengolahan susu dan hasil ikutan ternak. Medan (Indonesia): Universitas Sumatera Utara.

Sari DP. 2016. Analisis nilai tambah diversifikasi produk olahan susu kambing Etawah di Kabupaten Tanah Datar (studi kasus pada Boncah Utama Farm) [Skripsi]. [Padang (Indoensia)]. Fakultas Peternakan, Universitas Andalas.

Silanikove NG, Leitner U, Merin CG. 2010. Prosser. recent advances in exploiting goat’s milk: Quality. safety and production aspects. Small Rumin Res. 89:110-124.

Soedjana TD. 2008. Recent development in goat production for meat and milk in Indonesia. In: Proceeding Seminar International for Goat Production. Taipei (Taiwan): FFTC. p. 144-149.

Soedjana TD. 2016. Prosedur memilah teknologi yang memberikan manfaat secara ekonomi. Dalam: Workshop Analisis Ekonomik Invensi/Teknologi Peternakan. Bogor, 2 Mei 2016. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak.

Sukendar A, Duljaman M, Sukmawati A. 2005. Potensi reproduksi dan distribusi dalam pengembangan kambing PE di Desa Hergarmanah Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Media Peternakan. 28:1-7.

Sundari, Efendi K. 2010. Analisis pendapatan dan kelayakan usaha peternak kambing Peranakan Etawah di Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulonprogo. J Agrisains. 1:2086-7719.

Supriyati. 2014. Pemanfaatan susu pengganti untuk anak domba dan kambing periode prasapih. Wartazoa. 24:139-150.

Suryanto B, Budirahardjo K, Habib H. 2007. Analisis komparasi pendapatan usaha ternak kambing Peranakan Etawah (PE) di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. J Anim Agric Socio-Economics. 3:1-5.

Sutama IK. 2011. Kambing Peranakan Etawa sumber ternak penuh berkah. Sinar Tani.

Sutama IK. 2014. Dairy goat production on smallholder agriculture in Indoensia. In: Proceeding the Role of Dairy Goat Industry in Food Security, Sustainable Agriculture Production, and Economic Communities. The 2nd Asian-Australasian Dairy Goat Conference. Bogor, 25-27 April 2014. Bogor (Indonesia): Faculty of Animal Science, Bogor Agricultural University. p. 8-16.

Sutama IK, Budiarsana IGM. 1997. Kambing Peranakan Etawah penghasil susu sebagai sumber pertumbuhan baru subsektor peternakan Indoenasia. Dalam: Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 156-169.

Tjiptono F. 2007. Strategi pemasaran. Yogyakarta (Indonesia): Andi Offset.

Usmiati S, Sudono A. 2004. Pengaruh starter kombinasi bakteri dan khemir terhadap sifat fisikokimia dan sensori kefir. J Pascapanen. 1:12-21.

Yangilar F. 2013. As a potentially functional food: Goats’ milk and products. J Food Nutr Res. 1:68-81.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Copyright (c)  2016 WARTAZOA. Indonesian Bulletin of Animal and Veterinary Sciences

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.