Dynamics Performance of Native Chicken Agribusiness in Indonesia

Broto Wibowo

Abstract

Native chicken can be found in almost every region of Indonesia. There are three systems of raising native chicken, i.e. extensive, semi-intensive and intensive. Raising native chicken under intensive system could enhance productivity and revenue. The prospect of raising native chicken has a potential market with a nieche segmented consumer. Native chicken business for meat and egg production is feasible to provide economic benefit for stakeholders, such as farmers, traders, wholesaler and retailers. Institutional empowerment towards cooperative with simultaneous upstream through downstream agribusinesses could increase farmers’ income. This could be applied by individual business or cooperative to attain higher efficiency of production system. Government support as farmers’ motivator and supervision is needed to achieve the success of native chicken business that improves farmers’ welfare.

Keywords

Native chicken; performance; agribusiness

Full Text:

PDF

References

Budiarsana IGM, Hidayat C. 2012. Model kemitraan dan dukungan teknologi pada agribisnis peternakan ayam lokal. Dalam: Iskandar S, Resnawati H, Priyanti A, Sartika T, Damayanti R, penyunting. Pengembangan Peran Unggas Lokal dalam Industri Perunggasan Nasional. Prosisding Workshop Nasional Unggas Lokal. Jakarta, 5 Juli 2012. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 61-67.

Ditjennak. 2015. Buku statistik peternakan. Jakarta (Indonesia): Direktorat Jenderal Peternakan, Kementrian Pertanian.

Diwyanto K, Priyanti A. 2009. Pengembangan industri peternakan berbasis sumber daya lokal. Pengembangan Inovasi Pertanian. 2:208-228.

Firman A, Tawaf R. 2008. Manajemen agribisnis peternakan teori dan contoh kasus. Bandung (Indonesia): UNPAD Press.

Haryono, Tiesnamurti B, Hidayat C. 2012. Prospek usaha ayam lokal mengisi pangsa pasar nasional. Dalam: Iskandar S, Resnawati H, Priyanti A, Sartika T, Damayanti R, penyunting. Pengembangan Peran Unggas Lokal dalam Industri Perunggasan Nasional. Prosisding Workshop Nasional Unggas Lokal. Jakarta, 5 Juli 2012. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 3-10.

Hidayat C. 2012. Pengembangan produksi ayam lokal berbasis bahan pakan lokal. Wartazoa. 22:85-98.

Isbandi, Agustina N. 2015. Profil dan analisa usaha dan pembibitan ayam KUB di Kelompok Peternak Jaya Mandiri Batu Beson, Desa Jago, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Dalam: Noor SM, Handiwirawan E, Martindah E, Widiastuti R, Sianturi RSG, Harawati T, Purba M, Anggraeny YN, Batubara A, penyunting. Teknologi Peternakan dan Veteriner untuk Peningkatan Daya Saing dan Mewujudkan Kedaulatan Pangan Hewani. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Jakarta, 8-9 Oktober 2015. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 557-563.

Iskandar S. 2005a. Usahatani ayam kampung peningkatan manfaat sumberdaya nasional. Bogor (Indonesia): Balai Penelitian Ternak.

Iskandar S. 2005b. Pertumbuhan dan perkembangan karkas ayam silangan Kedu dengan Arab pada dua sistem pemberian ransum. JITV. 10:253-259.

Iskandar S. 2006. Strategi pengembangan ayam lokal. Wartazoa. 16:190-197.

Iskandar S. 2007. Tatalaksana pemeliharaan ayam lokal. Dalam: Keanekaragaman sumber daya hayati ayam lokal: Manfaat dan potensi. Bogor (Indonesia): Pusat Penelitian Biologi LIPI. hlm. 133-155.

Iskandar S. 2012. Optimalisasi protein dan energi ransum untuk meningkatkan produksi daging ayam lokal. Pengembangan Inovasi Pertanian. 5:96-107.

Jarmani SN. 2006. Peluang budidaya ayam buras di pedesaan sebagai penyangga industri boga. Dalam: Subandriyo, Diwyanto K, Kompyang IP, Inounu I, Setioko AR, Ketaren PP, Suparyanto A, Priyanti A, penyunting. Inovasi Teknologi dalam Mendukung Usaha Ternak Unggas Berdayasaing. Prosiding Lokakarya Nasional. Semarang, 4 Agustus 2006. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak bekerjasama dengan Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. hlm. 131-143.

Ketaren PP. 2010. Kebutuhan gizi ternak unggas di Indonesia. Wartazoa. 20:172-180.

Pamungkas FA. 2005. Beberapa kriteria analisis penduga bobot tetas dan bobot hidup umur 12 minggu dalam seleksi ayam kampung. JITV. 10:281-285.

Pramono D. 2006. Ayam hasil persilangan sebagai alternatif pengembangan usaha ternak unggas. Dalam: Subandriyo, Diwyanto K, Kompyang IP, Inounu I, Setioko AR, Ketaren PP, Suparyanto A, Priyanti A, penyunting. Inovasi Teknologi dalam Mendukung Usaha Ternak Unggas Berdayasaing. Prosiding Lokakarya Nasional. Semarang, 4 Agustus 2006. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak bekerjasama dengan Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. hlm. 157-161.

Prawirodigdo S. 2006. Pemberian pakan mengandung asam amino seimbang dan antioksidan nabati sebagai strategi proteksi terhadap serangan penyakit pada ternak ayam. Dalam: Subandriyo, Diwyanto K, Kompyang IP, Inounu I, Setioko AR, Ketaren PP, Suparyanto A, Priyanti A, penyunting. Inovasi Teknologi dalam Mendukung Usaha Ternak Unggas Berdayasaing. Prosiding Lokakarya Nasional. Semarang, 4 Agustus 2006. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak bekerjasama dengan Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. hlm. 144-161.

Priyanti A, Sartika T, Priyono, Julianto TB, Soedjana TD, Sjamsul B, Tiesnamurti B. 2016. Kajian ekonomi dan pengembangan inovasi ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB). Bogor (Indonesia): Puslitbangnak.

Reksohadiprodjo S, Heidjrachman R, Irawan. 1993. Pengantar ekonomi perusahaan. Buku 2. Yogyakarta (Indonesia): BPFE.

Resnawati H. 2012. Inovasi teknologi pemanfaatan bahan pakan lokal mendukung pengembangan industri ayam kampung. Pengembangan Inovasi Pertanian. 5:79-95.

Saptana. 2012. Kelembagaan kemitraan usaha dalam mendukung agribisnis unggas lokal yang berkelanjutan. Dalam: Iskandar S, Resnawati H, Priyanti A, Sartika T, Damayanti R, penyunting. Pengembangan Peran Unggas Lokal dalam Industri Perunggasan Nasional. Prosiding Workshop Nasional Unggas Lokal. Jakarta, 5 Juli 2012. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 43-54.

Saptana, Sartika T. 2014. Manajemen rantai pasok komoditas telur ayam kampung. J Manajemen Agribisnis. 11:1-4.

Saragih B. 2001. Agribisnis. paradigma baru pembangunan ekonomi berbasis pertanian. Dalam: Pambudy R, Sipayung T, Saragih JR, Dabukke FBM, Burhanuddin, penyunting. Bogor (Indonesia): Yayasan Persada Mulia Persada Indonesia dan PT Surveyor Indonesia bekerjasama dengan Pusat Studi Pembangunan IPB dan USESE Foundation.

Sartika T, Desmayanti, Iskandar S, Resnawati H, Setioko AR, Sumanto, Sinurat A, Isbandi, Tiesnamurti B, Romjali E. 2013. Ayam KUB 1. Jakarta (Indonesia): IAARD Press.

Sartika T, Iskandar S. 2007. Mengenal plasma nutfah ayam Indonesia dan pemanfaatannya. Bogor (Indonesia): Balai Penelitian Ternak.

Sidadalog JHP. 2007. Pemanfaatan dan kegunaan ayam lokal Indonesia. Dalam: Keanekaragaman sumber daya hayati ayam lokal manfaat dan potensi. Bogor (Indonesia): Pusat Penelitian Biologi LIPI. hlm. 27-42.

Subagyo, Setiyono B, Hanafi H. 2015. Analisis finansial introduksi penggunaan pakan lokal pada pembesaran ayam Kampung Unggul Badan Litbang (KUB) di Karongan Jogotirto Berbah Kabupaten Sleman. Dalam: Noor SM, Handiwirawan E, Martindah E, Widiastuti R, Sianturi RSG, Harawati T, Purba M, Anggraeny YN, Batubara A, penyunting. Teknologi Peternakan dan Veteriner untuk Peningkatan Daya Saing dan Mewujudkan Kedaulatan Pangan Hewani. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Jakarta, 8-9 Oktober 2015. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 570-575.

Tondok AR, Yuniarsih ET, Sariubang M. 2014. Analisis respon dan partisipasi petani pada introduksi teknologi ayam kampung di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam: Pamungkas D, Widiawati Y, Noor SM, Purwantari ND, Widiastuti R, Brahmantiyo B, Herawati T, Kusumaningsih A, Handiwirawan E, Puastuti W, penyunting. Teknologi Peternakan dan Veteriner Mendukung Pertanian Bioindustri Berkelanjutan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Malang, 12-14 Agustus 2014. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 628-634.

Wahyuning KS, Saptana. 2013. Analisis manajemen rantai pasok ayam kampung pedaging: Studi kasus di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur. Dalam: Hutabarat B, Hermanto, Heny SS, penyunting. Optimaslisasi Sumber Daya Lokal melalui Diversifikasi Pangan Menuju Kemandirian Pangan dan Perbaikan Gizi Masyarakat. Prosiding Seminar Nasional Hari Pangan Sedunia ke-33 Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. hlm. 361-381.

Wibowo B, Sartika T. 2010. Analisa kelayakan usaha pembibitan ayam kampung (lokal) penghasil Day Old Chick (DOC) di tingkat petani. Studi kasus Kelompok Peternak Ayam Buras ”Barokah” di Ciamis. Dalam: Prasetyo LH, Natalia L, Iskandar S, Puastuti P, Herawati T, Nurhayati, Anggraeni A, Damayanti R, Dharmayanti NLPI, Estuningsih SE, penyunting. Teknologi Peternakan dan Veteriner Ramah Lingkungan dalam Mendukung Program Swasembada Daging dan Peningkatan Ketahanan Pangan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 3-4 Agustus 2010. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 714-723.

Wibowo B, Sartika T. 2011. Analisis kelayakan usaha penggemukan ayam kampung (lokal) di tingkat petani. Studi kasus Kelompok Peternak Ayam Kampung ”Barokah” di Ciamis. Dalam: Prasetyo LH, Damayanti R, Iskandar S, Herawati T, Priyanto D, Puastuti P, Anggraeni A, Tarigan S, Wardhana AH, Dharmayanti NLPI, penyunting. Teknologi Peternakan dan Veteriner untuk Peningkatan Produksi dan Antisipatif terhadap Dampak Perubahan Iklim. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 7-8 Juni 2011. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 699-704.

Zulkarnain AM. 2007. Restruktirisasi peternakan dan kebangkitan peternakan rakyat ayam kampung. Jakarta (Indonesia): Yayasan Kepraks.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Copyright (c)  2016 WARTAZOA. Indonesian Bulletin of Animal and Veterinary Sciences

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.