Financial Analysis of Various Small Scale Duck Business

Broto Wibowo

Abstract

The development of duck farming in Indonesia significantly increases because of the higher demand of duck products. Duck farming has been developed throughout Indonesia, however it has not been evenly distributed because most of duck population are located in Java, which reaches 20,657,778 birds or 47.1% of the national duck population. Several business opportunities based on duck farming are: (1) Duck farming to produce consumption and hatching eggs; (2) Egg hatching to produce day old duck, either male or female duck; (3) Raising duck to produce pullet duck; (4) Fattening to produce male duck (three months old); (5) Production of salted egg; and (6) Egg distribution. These businesses are economically feasible.

 

Keywords

Duck; egg; business; financial analysis

Full Text:

PDF

References

Bakri B, Suwandi, Simanjuntak L. 2005. Prospek pemeliharaan terpadu “tiktok” dengan padi, ikan dan Azolla di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Wartazoa. 15:128-135.

Budiarsana IGM. 2006. Analisis feasibilitas usaha ternak itik Mojosari Alabio. Dalam: Subandri, Diwyanto K, Kompyang IP, Inounu I, Setioko AR, Ketaren PP, Suparyanto A, Priyanti A, penyunting. Inovasi Teknologi dalam Mendukung Usaha Ternak Unggas Berdaya Saing. Prosiding Lokakarya Nasional. Semarang, 4 Agustus 2006. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak bekerjasama dengan Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. hlm. 117-122.

Ditjennak. 2014. Buku statistik peternakan. Jakarta (Indonesia): Direktorat Jenderal Peternakan, Kementerian Pertanian.

Diwyanto K, Priyanti A. 2009. Pengembangan industri peternakan berbasis sumber daya lokal. Pengembangan Inovasi Pertanian. 2:208-228.

Ekowati T, Prasetyo E, Oxtaviano H. 2005. Manajemen permodalan pada anggota KTTI “Maju Jaya” untuk pengembangan usaha ternak itik di Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Dalam: Mathius IW, Bahri S, Tarmudji, Prasetyo LH, Triwulaningsing E, Tiesnamurti B, Sendow I, Suhardono, penyunting. Inovasi Teknologi Peternakan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dalam Mewujudkan Kemandirian dan Ketahanan Pangan Nasional. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 12-13 September 2005. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 830-835.

Harianto A. 2010. Usaha penggemukan itik jantan dalam 40 hari. Sentra Ternak [Internet]. [disitasi 25 Feb 2016]. Tersedia dari: www.sentralternak.com

Juarini E, Sumanto, Wibowo B, Prasetyo LH. 2005. Evaluasi pengembangan itik MA dan pemasaran telur di sentra produksi Kabupaten Blitar. Dalam: Mathius IW, Bahri S, Tarmudji, Prasetyo LH, Triwulanningsih E, Tiesnamurti B, Sendow I, Suhardono, penyunting. Inovasi Teknologi Peternakan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dalam Mewujudkan Kemandirian dan Ketahanan Pangan Nasional. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 12-13 September 2005. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 836-844.

Juarini E, Wibowo B, Sumanto. 2008. Profil usaha itik potong di Pantura Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dalam: Sani Y, Martindah E, Nurhayati, Puastuti W, Sartika T, Parede L, Anggraeni A, Natalia L, penyunting. Inovasi Teknologi Mendukung Pengembangan Agribisnis Peternakan Ramah Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 11-12 November 2008. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 742-750.

Matitaputty PR, Suryana. 2014. Tinjauan tentang performans itik Cihateup (Anas platyrhynchos javanica) sebagai sumberdaya genetik unggas lokal di Indonesia. Wartazoa. 24:171-178.

Mubyarto. 1979. Pengantar ekonomi pertanian. Jakarta (Indonesia): LP3ES.

Munir IM, Wati RS. 2014. Uji organoleptik telur asin dengan konsentrasi garam dan masa peram yang berbeda. Dalam: Pamungkas D, Widiawati Y, Noor SM, Purwantari ND, Widiastuti R, Brahmantiyo B, Herawati T, Kusumaningsih A, Handiwirawan E, Puastuti W, penyunting. Teknologi Peternakan dan Veteriner Mendukung Pertanian Bioindustri Berkelanjutan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Malang, 12-14 Agustus 2014. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 646-649.

Prasetyo LH, Brahmantyo B, Wibowo B. 2003. Produksi telur persilangan itik Mojosari dan Alabio sebagai bibit niaga unggulan itik petelur. Dalam: Mathius IW, Setiadi B, Sinurat AP, Ashari, Darmono, Wiyono A, Purwadaria P, Murdiati TB, penyunting. Iptek untuk Menyejahterakan Petani melalui Agribisnis Peternakan yang Berdaya Saing. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 29-30 September 2003. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 360-364.

Prasetyo LH, Ketaren PP, Haedjosworo PS. 2005. Perkembangan teknologi budidaya itik Indonesia. Dalam: Iskandar S, Raharjo YC, Sinurat AP, Prasetyo LH, Setioko AR, penyunting. Merebut Peluang Agribisnis melalui Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah Unggas Air. Prosiding Lokakarya Nasional Unggas Air II. Bogor, 16-17 November 2005. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak bekerjasama dengan Masyarakat Ilmu Perunggasan Indonesia dan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. hlm. 145-160.

Prasetyo LH. 2006. Strategi dan peluang pengembangan ternak itik. Wartazoa. 16:109-115.

Pudjiadi A, Supriyati FMT. 2005. Dasar-dasar biokimia. Jakarta (Indonesia): UI Press.

Purba M, Hardjosworo PS, Prasetyo LH, Ekastuti DR. 2005. Pola rontok bulu itik betina Alabio dan Mojosari serta hubungannya dengan kadar lemak darah (trigliserida), produksi dan kualitas telur. JITV. 10:96-105.

Purba M, Haryati T, Sinurat AP. 2015. Performans itik pedaging EPMp dengan Pemberian pakan yang mengandung berbagai level lisine selama periode starter. JITV. 20:58-63.

Purba M, Ketaren PP, Laconi EB, Wijaya CH. 2013. Efektivitas santoquin dan vitamin E sebagai imbuhan pakan terhadap kualitas sensori daging itik lokal. JITV. 18:42-53.

Purba M, Ketaren PP. 2011. Konsumsi dan konversi itik lokal jantan umur delapan minggu dengan penambahan santoquin dan vitamin E dalam pakan. JITV. 16:280-287.

Purba M, Laconi EB, Ketaren PP, Wijaya CH, Hardjosworo PS. 2010. Kualitas sensori dan komposisi asam lemak daging itik lokal jantan dengan suplementasi santoquin, vitamin E dan C dalam ransum. JITV. 15:47-55.

Randa SY, Hardjosworo PS, Apriyantono A, Hutagalung R. 2007. Pengurangan bau (off odor) daging itik Cihateup dengan suplementasi antioksidan. Dalam: Darmono, Wina E, Nurhayati, Sani Y, Prasetyo LH, Triwulanningsih E, Sendow I, Natalia L, Priyanto D, Indraningsih, Herawati T, penyunting. Akselerasi Agribisnis Peternakan Nasional melalui Pengembangan dan Penerapan Iptek. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 21-22 Agustus 2007. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 629-635.

Rohaeni ES, Subhan A, Setioko AR. 2005. Usaha penetasan itik Alabio sistem sekam yang dimodifikasi di sentra pembibitan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dalam: Mathius IW, Bahri S, Tarmudji, Prasetyo LH, Triwulanningsih E, Tiesnamurti B, Sendow I, Suhardono, penyunting. Inovasi Teknologi Peternakan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dalam Mewujudkan Kemandirian dan Ketahanan Pangan Nasional. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 12-13 September 2005. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 772-778.

Rukmiasih, Hardjosworo PS, Ketaren PP, Matitaputty PR. 2011. Penggunaan beluntas, vitamin C dan E sebagai antioksidan untuk menurunkan off odor daging itik Alabio dan Cihateup. JITV. 16:9-16.

Setioko AR. 2005. Ranggas paksa (forced molting): Upaya memproduktifkan kembali itik petelur. Wartazoa. 15:119-127.

Setioko AR. 2012. Teknologi inseminasi buatan untuk meningkatkan produktivitas itik hibrida Serati sebagai penghasil daging. Pengembangan Inovasi Pertanian. 5:108-123.

Srigandono B, Ekowati T. 2005. Usaha peternakan itik rakyat di Kabupaten Brebes: Suatu kajian potensi dan kontribusi ekonomi untuk Jawa Tengah. Dalam: Iskandar S, Raharjo YC, Sinurat AP, Prasetyo LH, Setioko AR, penyunting. Merebut Peluang Agribisnis melalui Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah Unggas Air. Prosiding Lokakarya Nasional Unggas Air II. Bogor, 16-17 November 2005. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak bekerjasama dengan Masyarakat Ilmu Perunggasan Indonesia dan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. hlm. 299-307.

Subhan A, Rohaeni ES, Qomariah R. 2009. Pengaruh penggunaan kombinasi sagu kukus dan tepung keong mas dalam formulasi pakan terhadap performans itik jantan MA umur 1-8 minggu. Dalam: Sani Y, Natalia L, Brahmantyo B, Puastuti W, Sartika T, Nurhayati, Anggraeni A, Matondang RH, Martindah E, Estuningsih SE, penyunting. Teknologi Peternakan dan Veteriner untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Peternak. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 13-14 Agustus 2009. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 633-639.

Subiharta, Sarjana, Pramono D, Yuwono DM, Hartono. 2005. Penilaian petani terhadap kualitas bibit itik Tegal. Dalam: Iskandar S, Raharjo YC, Sinurat AP, Prasetyo LH, Setioko AR, penyunting. Merebut Peluang Agribisnis melalui Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah Unggas Air. Prosiding Lokakarya Nasional Unggas Air II. Bogor, 16-17 November 2005. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak bekerjasama dengan Masyarakat Ilmu Perunggasan Indonesia dan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. hlm. 181-187.

Sumanto, Juarini E. 2007. Analisis finansial usaha itik di peternak dalam rangka menujnang penyediaan protein hewani di Bali. Dalam: Darmono, Wina E, Nurhayati, Sani Y, Prasetyo LH, Triwulanningsih E, Sendow I, Natalia L, Priyanto D, Indraningsih, Herawati T, penyunting. Akselerasi Agribisnis Peternakan Nasional melalui Pengembangan dan Penerapan Iptek. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 21-22 Agustus 2007. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 650-657.

Suparyanto A, Setioko AR, Prasetyo LH, Susanti T. 2005. Ekspresi gen homozigot resesif (c/c) pada performans telur itik Mojosari. JITV. 10:6-11.

Susanti T. 2015. Prolaktin sebagai Kandidat gen pengontrol sifat rontok bulu dan produksi telur pada itik. Wartazoa. 25:23-27.

Wibowo B, Juarini E, Sumanto. 2007. Karakteristik pola pembibitan itik petelur di daerah sentra produksi. Dalam: Darmono, Wina E, Nurhayati, Sani Y, Prasetyo LH, Triwulanningsih E, Sendow I, Natalia L, Priyanto D, Indraningsih, Herawati T, penyunting. Akselerasi Agribisnis Peternakan Nasional melalui Pengembangan dan Penerapan Iptek. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 21-22 Agustus 2007. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 658-663.

Wibowo B, Juarini E. 2008. Sustenabilitas usaha penetasan telur itik di Blitar, Jawa Timur. Dalam: Sani Y, Martindah E, Nurhayati, Puastuti W, Sartika T, Parede L, Anggraeni A, Natalia L, penyunting. Inovasi Teknologi Mendukung Pengembangan Agribisnis Peternakan Ramah Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 11-12 November 2008. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 735-741.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Copyright (c)  2016 WARTAZOA. Indonesian Bulletin of Animal and Veterinary Sciences

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.