Fraksi Serat Pelet Silase Pelepah Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) dan Indigofera (Indigofera zollingeriana) dengan Komposisi yang Berbeda

A Ali, M Tarmizi, D Febrina

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Indigofera zollingeriana terhadap kandungan neutral detergent fibre (NDF), acid detergent fibre (ADF) dan acid detergent lignin (ADL) pelet silase berbahan dasar pelepah kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu A: Pelepah kelapa sawit (100%) + I. zollingeriana (0%) + 1,3 ml probiotik/kg substrat; B: Pelepah kelapa sawit (85%) + I. zollingeriana (15%) + 1,3 ml probiotik/kg substrat; C: Pelepah kelapa sawit (70%) + I. zollingeriana (30%) + 1,3 ml probiotik/kg substrat; D: Pelepah kelapa sawit (55%) + I. zollingeriana (45%) + 1,3 ml probiotik/kg substrat; dan E: Pelepah kelapa sawit (0%) + I. zollingeriana (100%) + 1,3 ml probiotik/kg substrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan NDF, ADF dan ADL pelet silase pelepah kelapa sawit nyata (P<0,05) lebih tinggi dari kandungan NDF silase pelet I. zollingeriana. Penambahan I. zollingeriana pada taraf 30 dan 45% nyata menurunkan kandungan NDF, ADF dan ADL pelet silase berbahan dasar pelepah kelapa sawit. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa meningkatnya proporsi I. zollingeriana sampai 45% menghasilkan pelet silase pelepah kelapa sawit dengan kandungan NDF, ADF dan ADL yang semakin rendah.


Keywords


Pelepah Kelapa Sawit; Indigofera zollingeriana; Fraksi Serat

References


Abdulah l. 2010. Herbage production and quality of shrub indigofera treated by different cocentration of foliar fertilizer. Media Peternakan.33:169-175.

Ali A. 2014. Sistem penanaman campuran rumput dan leguminosa di lahan gambut untuk produksi hijauan pakan ternak berkelanjutan [Disertasi]. [Bogor (Indonesia)]: Institut Pertanian Bogor.

Ali A, Maulidayanti, Elviriadi, Misrianti R. 2015. Fraksi serat silase pelepah kelapa sawit dengan penambahan biomassa indigofera. Dalam: Revitalisai Peternakan Berbasis Sumberdaya Ternak Lokal dalam Menghadapi MEA. Prosiding Seminar Nasional II Pengembangan Ternak Lokal. Padang, 25-26 November 2015. Padang (Indonesia) Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang. hlm.332-340.

BPS. 2016. Luas tanaman perkebunan menurut propinsi dan jenis tahaman tahun 2012-2015. Jakarta (Indonesia): Badan Pusat Statistik.

Benavides J, Hernandez I, Esquivel J, Vasconcelos J. 2002. Supplementation of grazing dairy cattle with mulberry in Costa Rica. In: Sanchez MD, editor. Mulberry for animal production. Animal Production and Health Paper No. 147. Rome (Italy): FAO. p. 165-170.

Darwanta J, Ali A, Misrianti R. 2016. Kualitas nutrisi pelet silase pelepah kelapa sawit dengan penambahan biomassa indigofera (Indigofera zollingeriana). Dalam: Prosiding Seminar Nasional Pertanian dan Peternakan. Pekanbaru (Indonesia): Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska Riau. hlm. 185-190.

Diwyanto K, Sitompul D, Mantis, Mathius IW, Soentoro. 2003. Pengkajian pengembangan usaha sistem integrasi kelapa sawit. Dalam: Prosiding Lokakarya Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi. Bengkulu, 9-10 September 2003. Bengkulu (Indonesia): Departemen Pertanian Bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan PT Agricinal. hlm. 11-22.

Dinas PKH Provinsi Riau. 2013. Laporan akhir analisis bahan pakan. Riau (Indonesia): Kerjasama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau dengan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Djajanegara A, Sirait J. 2000. Kelayakan ekonomi usaha daun kelapa sawit sebagai sumber pakan ternak ruminansia. Laporan bagian proyek rekayasa teknologi peternakan Armp-Ii. hlm. 187-190.

Elisabeth J, Ginting SP. 2003. Pemanfaatan hasil samping industri kelapa sawit sebagai bahan pakan ternak sapi potong. Dalam: Prosiding Lokakarya Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi. Bengkulu, 9-10 September 2003. Bengkulu (Indonesia): Departemen Pertanian Bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan PT Agricinal.

Hartadi N, Reksohadripodjo S, Tillman AD. 1990. Tabel komposisi pakan untuk Indonesia. Yogyakarta (Indonesia): Gadjah Mada Universitas Press.

Hassen A, Rethman NFG, Tjelele TJ. 2007. Influence of season/year and species on chemical composition and in vitro digestibility of five Indigofera accessions. Anim Feed Sci Technol. 136:312-322.

Herdiawan I, Krisnan R. 2014. Produktivitas dan pemanfaatan tanaman leguminosa pohon Indigofera zollingeriana pada lahan kering. Wartazoa. 24:75-82.

Jung HG, Casler MD. 2006. Maize stem tissues: Cell wall concentration and composition during development. Crop Sci. 46:1793-1800.

Liang T. 2009. Seluk beluk kelapa sawit. Ketapang (Indonesia): Harapan Sawit Lestari.

Mathius IW, Manurung DBP, Asmi. 2003. Produk samping tanaman dan pengolahan buah kelapa sawit sebagai bahan dasar pakan komplit: Suatu tinjauan. Dalam: Prosiding Lokakarya Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi. Bengkulu, 9-10 September 2003. Bengkulu (Indonesia): Departemen Pertanian Bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan PT Agricinal. hlm. 120-128.

NRC. 2001. Nutrient requirement of dairy cattle. Washington DC (US): National Research Council. National Academies Press.

Ruddel A, Filley S, Porat M. 2002. Understanding your foragr test result. Oregon (US): Oregon State University.

Roflimas. 2016. Kecernaan in vitro pelet silase pelepah kelapa sawit dengan penambahan biomassa Indigofera [Skripsi]. [Pekanbaru (Indonesia)]: Fakultas Pertanian dan Peternakan, UIN Suska Riau.

Simanihuruk K, Junjungan, Ginting SP. 2008. Pemanfaatan silase pelepah kelapa sawit sebagai pakan basal kambing kacang fase pertumbuhan. Dalam: Sani Y, Martindah E, Nurhayati, Puastuti W, Sartika T, Parede L, Anggraeni A, Natalia L, penyunting. Inovasi Teknologi Mendukung Pengembangan Agribisnis Peternakan Ramah Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 11-12 November 2008. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 446-455.

Suparjo, Wiryawan KG, Laconi EB, Mangunwidjaja D. 2011. Performans kambing yang diberi kulit buah kakao terfermentasi. Media Peternakan. 34:35-41.

Van Soest PJ, Robertson JB, Lewis BA. 1991. Methods for dietary fiber, neutral detergent fiber and non-starch polysaccharides in relation to animal nutrition. J Dairy Sci. 74:3583-3593.




DOI: http://dx.doi.org/10.14334/Pros.Semnas.TPV-2017-p.650-657

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PETERNAKAN
Jl. Raya Pajajaran Kav E59 Bogor 16151 Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (+62) 251 8322185, (+62) 251 8328383 e-Mail: medpub329@gmail.com
Website: http://peternakan.litbang.pertanian.go.id