Pengaruh Penambahan Bentonit pada Proses Pelleting Limbah Penetasan terhadap Kandungan Nutrisi Produk Pelet Pasca-Penyimpanan

M Hardianti, B Sulistiyanto, S Sumarsih

Abstract


Limbah penetasan potensial digunakan sebagai pakan alternatif karena memiliki kandungan nutrisi tinggi. Namun, limbah penetasan memiliki karakteristik mudah rusak, oleh karena itu sulit untuk disimpan. Penambahan bentonit sebagai absorben dalam proses pelleting limbah penetasan diharapkan dapat mengatasi kendala tersebut. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 2×3 dengan 3 ulangan pada setiap kombinasi. Perlakuan yang diterapkan adalah penambahan bentonit (0 dan 3%) dan lama penyimpanan (4, 8 dan 12 minggu). Hasil percobaan menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh interaksi (P>0,05) antara penambahan bentonit dan lama penyimpanan. Sebagian, untuk parameter yang diamati, level bentonit tidak memiliki pengaruh nyata (P>0,05) tetapi faktor lama penyimpanan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap semua parameter. Rata-rata hasil yang diperoleh pada tiap parameter masih dalam kisaran normal. Kualitas kimiawi pelet menurun selama penyimpanan, sehingga nilai yang diperoleh masing-masing parameter yang diukur berbeda. Dapat disimpulkan bahwa penambahan bentonit tidak efektif mempertahankan mutu pelet dan lama penyimpanan pelet limbah penetasan tidak boleh lebih dari empat minggu.


Keywords


Limbah Penetasan; Bentonit; Analisis Proksimat; Kalsium; Fosfor

References


Adamis Z, Fodor J, Williams RB. 2005. Bentonite, kaolinand selected clay minerals. Geneva (Switzerland): World Health Organization.

Al-Harthi MA, El-Deek AA, El-Din MS, Alabdeen AA. 2010. A nutritional evaluation of hatchery by-product in the diets for laying hens. Egypt Poult Sci. 30:339-351.

AOAC. 2005. Official methods of analysis of AOAC international. 18th ed. Gaithersburg (USA): Association of Official Agricultural Chemists International.

Bahri S. 2014. Pengaruh adsorben bentonit terhadap kualitas pemucatan minyak inti sawit. J Dinamika Penelitian Industri. 25:63-69.

Dhaliwal APS, Shingari BK, Sapra KL. 1997. Chemical composition of hatchery waste. J Pakistan Vet. 17:168-170.

Glatz P, Miao, Rodda B. 2011. Handling and treatment of poultry hatchery waste: A review. Sustainability. 3:216-237.

Hading AR. 2014. Kandungan protein kasar, lemak kasar, serat kasar dan BETN silase pakan lengkap berbahan dasar rumput gajah dan biomassa murbei [Skripsi]. [Makassar (Indonesia)]: Universitas Hasanuddin.

Ilian MA, Salman AJ. 1986. Feeding processed hatchery waste to poultry. J Agric Waste. 15:179-186.

Kamland O. 2010. Chemical and mineralogical characterization of the bentonite buffer for the acceptance control procedure in a kbs-3 repository. Stockholm (Sweden): Clay Technology AB.

Katouli MS, Boldaji F, Dastar B, Hassani S. 2010. Effect of different levels of kaolin, bentonite and zeolite on broilers performance. J Bio Sci. 10:58-62.

Khan SH, Bhatti BM. 2002. Effect of feeding cooked hatchery waste on the performance of broilers. J Pakistan Vet. 22:27-30.

Landoulsi O, Megriche A, Calvet R, Espitalier F, Ferreira JMF, Mgaidi A. 2013. access effects of heating and acid activation on the structure and surface properties of a kaolinite-illite-smectite clayey mixture. J Open Mineral Processing. 6:13-20.

Mehdipour M, Shargh MS, Dastar B, Hassani S. 2009. Effects of different levels of hatchery waste on the performance, carcass and tibia ash and some blood parameters in broiler chicks. Pakistan J Bio Sci. 12:1272-1276.

Nyong EB, Olubunmi FJ. 2014. Effect of storage and anti-nutritional components in stored pelleted fish feed. Int J Sci Tech Soc. 2:186-189.

Tifanni MA, Kumalaningsih S, Mulyadi AF. 2014. Produksi bahan pakan ternak dari ampas tahu dengan fermentasi menggunakan EM4 (kajian pH awal dan lama waktu fermentasi) [Internet]. [disitasi 7 Juli 2017]. Tersedia dari: http://skripsitipftp.staff.ub. ac.id/files/2014/11/3.-JURNAL-Muhammad-Anjang-Tifani.pdf

Triyanto E, Prasetiyono BWHE, Mukodiningsih S. 2013. Pengaruh bahan pengemas dan lama simpan terhadap kualitas fisik dan kimia wafer pakan komplit berbasis limbah agroindustri. J Anim Agric. 2:400-409.

Vandepopuliere JM, Kanung HK, Walton HV, Cotterill OJ. 1977. Broiler and egg type chick hatchery by-product meal evaluated as laying hen feedstuffs. Poult Sci. 56:1140-1144.

Wardana BA, Sulistiyanto B, Sumarsih S. 2016. Pengaruh penambahan zeolit pada proses pelletizing limbah penetasan terhadap kandungan Coliform dan Salmonella produk pellet. J Agripet. 16:42-48.

Yuliastanti A. 2001. Uji sifat fisik ransum ayam broiler starter bentuk mash, pellet, dan crumble selama penyimpanan enam minggu [Skripsi]. [Bogor (Indonesia)]: Institut Pertanian Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.14334/Pros.Semnas.TPV-2017-p.666-672

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PETERNAKAN
Jl. Raya Pajajaran Kav E59 Bogor 16151 Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (+62) 251 8322185, (+62) 251 8328383 e-Mail: medpub329@gmail.com
Website: http://peternakan.litbang.pertanian.go.id