Suplementasi Dedak Padi pada Pakan Berbasis Limbah Pertanian terhadap Performa Sapi Peranakan Ongole: Studi Kasus di Kelompok Ternak Kota Probolinggo

Y N Anggraeny, P K Sukmasari, Mariyono .

Abstract


Penggunaan limbah tanaman pangan sebagai pakan sapi potong memerlukan suplementasi sumber protein atau sumber energi agar bisa dimanfaatkan secara optimal oleh ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi dedak padi pada sapi PO calon induk terhadap konsumsi nutrien (BK, BO, PK, SK dan TDN), pertambahan berat badan harian (PBBH) dan profil darah (glukosa dan urea darah). Penelitian ini dilakukan di kelompok ternak Jaya Abadi dan Progo Jaya di Kota Probolinggo. Materi penelitian berupa 21 ekor sapi di kelompok Jaya Abadi dan 21 ekor sapi di kelompok Progo Jaya. Parameter yang diukur adalah PBBH, konsumsi nutrien dan profil darah pada ternak sebelum dan sesudah dilakukan suplementasi dedak padi. Suplementasi dedak padi mampu meningkatkan PBBH sapi calon induk di kelompok Jaya Abadi (0,15±0,06 vs 0,25±0,33 kg/ekor/hari) maupun di kelompok Progo Jaya (0,25±0,33 vs 0,38±0,81 kg/ekor/hari). Suplementasi dedak padi mampu meningkatkan kadar glukosa darah sapi calon induk di kelompok Jaya Abadi (19,88 vs 22,36 mg/dl) maupun di kelompok Progo jaya (20,97 vs 23,55 mg/dl). Disimpulkan suplementasi dedak padi pada sapi induk dengan pakan berbasis limbah tanaman pangan dapat meningkatkan nilai biologis pakan karena dapat meningkatkan kandungan protein kasar, meningkatkan energi dalam bentuk TDN, PBBH dan glukosa darah.

Keywords


Suplementasi; Sapi Induk; Limbah Pertanian; Glukosa Darah; Urea Darah

References


Anonimous. 2007. Prospek dan arah pengembangan agribisnis sapi. Jakarta (Indonesia): Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

BPS Kota Probolinggo. 2015. Kota Probolinggo dalam Angka tahun 2015. Probolinggo (Indonesia): Badan Pusat Statistik Kota Probolinggo.

Chumpawadee S, Sommart T, Vongpralup, Pattarajinda V. 2006. Effects of synchronizing the rate of dietary energy and nitrogen release on ruminal fermentation, microbial protein synthesis, blood urea nitrogen and nutrient digestibility in beef cattle. Asian Aust J Anim Sci. 19:181-188.

Cooke RF, Arthington JD, Staples CR, Thatcher WW, Lamb GC. 2007. Effects of supplement type on performance, reproductive, and physiological responses of Brahman-Crossbred females. J Anim Sci. 85:2564-2574.

Hartadi H, Reksohadiprodjo S, Tillman AD. 1997. Tabel komposisi pakan untuk Indonesia. Edisi keempat. Yogyakarta (Indonesia): UGM Press.

Mass J. 1987. Relationship between nutrition and reproduction in beef cattle. Vet Clin N Am Food Anim Pract. 3:633-646.

McDonald P, Edward RA, Greenhalgh JFD, Morgan CA. 2010. Animal nutrition. 6th ed. New York (USA): Longman Scientific and Technical Copublished in United States with John Wiley & Sons Inc.

Martawidjaja M. 2003. Pemanfaatan jerami padi sebagai pengganti rumput untuk ternak ruminansia kecil. Wartazoa. 13:119-127.

Preston TR, Leng RA. 1987. Matching ruminant production system with available resources in the tropic and sub tropics. Armidale (Australia): Penambul Book.

Sinclair KD, Sinclair LA, Robinson JJ. 2000. Nitrogen metabolism and fertility in cattle: I. Adaptive changes in intake and metabolism to diets differing in their rate of energy and nitrogen release in the rumen. J. Anim. Sci. 78:2659–2669

Simatupang PD, Hadi PU. 2004. Daya saing usaha peternakan menuju 2020. Wartazoa. 14:45-57.

Umiyasih U, Wina E. 2008. Pengolahan dan nilai nutrisi limbah tanaman jagung sebagai pakan ternak ruminansia. Wartazoa 18:127-136.

Utomo R. 2004. Review hasil-hasil penelitian pakan sapi potong. Wartazoa 14:116-124.




DOI: http://dx.doi.org/10.14334/Pros.Semnas.TPV-2017-p.140-147

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PETERNAKAN
Jl. Raya Pajajaran Kav E59 Bogor 16151 Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (+62) 251 8322185, (+62) 251 8328383 e-Mail: medpub329@gmail.com
Website: http://peternakan.litbang.pertanian.go.id