Perbaikan Pakan pada Induk Sapi Perah sedang Laktasi di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan

A Nurhayu, A Ella, M Sariubang

Abstract


Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Tanete Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbaikan pakan terhadap peningkatan produksi susu induk sapi perah sedang laktasi. Kajian dilakukan dengan rancangan acak lengkap menggunakan 12 ekor induk sapi perah sedang laktasi dibagi dalam 3 perlakuan dengan 4 ulangan yaitu: (A) 60% rumput Gajah + 30% jerami jagung + 10% konsentrat formula lokal; (B) 30% rumput Gajah+ 60% jerami jagung + 10% konsentrat formula lokal; dan (C) Kontrol. Hasil kajian menunjukkan produksi susu yang diperoleh selama periode perbaikan pakan adalah tertinggi pada perlakuan B dan A dengan rata-rata produksi susu sebesar 7,66 dan 6,90 l/ekor/hari serta terendah adalah perlakuan C (kontrol) sebesar 4,90 l/ekor/hari. Analisis usaha tani menunjukkan bahwa perlakuan B memberikan keuntungan yang paling tinggi (Rp. 6.778/ekor/hari), diikuti perlakuan A (Rp. 3.962/ekor/hari) dan perlakuan C (Rp. 1.030/ekor/hari). Dapat disimpulkan bahwa perbaikan pakan pada induk sapi perah sedang laktasi melalui pemberian rumput yang dikombinasi dengan jerami jagung fermentasi serta penambahan pakan penguat konsentrat sangat baik untuk meningkatkan produksi susu pada induk sapi perah sedang laktasi.

Keywords


Induk Sapi Laktasi; Pakan; Produksi Susu

References


Ahmad I, Hermiyeti. 2008. Analisis produksi dan konsumsi susu di Indonesia. Dalam: Diwyanto K, Wina E, Priyanti A, Natalia L, Herawati T, Purwandaya B, penyunting. Prosiding Prospek Industri Sapi Perah Menuju Perdagangan Bebas 2020. Jakarta, 21 April 2008. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak dan STEKPI. hlm. 413-419.

BPS Provinsi Sulawesi Selatan. 2015. Sulawesi Selatan dalam angka. Makassar (Indonesia): Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadisutanto B, Purwantara B, Darodjah S. 2013. Involusi uteri dan waktu estrus pada induk sapi perah FH pasca partus. J Ilmu Ternak. 13:4-7.

Hartutik. 2009. Strategi manajemen pemberian pakan dalam upaya peningkatan produktivitas sapi perah rakyat. Pidato Pengukuhan Guru Besar. Malang (Indonesia): Universitas Brawijaya.

Martawidjaya M. 2003. Pemanfaatan jerami padi sebagai pengganti rumput untuk ternak ruminansia kecil. Wartazoa. 13:120-121.

Musnandar C. 2011. Efisiensi energi pada sapi perah Holstein yang diberi berbagai imbangan rumput dan konsentrat. J Penelitian Universitas Jambi Seri Sains. 13:53-58.

Nursiam I. 2010. Bahan makanan ternak, limbah pertanian. [Internet]. Available from: https://intannursiam.wordpress.com.

Pomolango R, Kaunang ChL, Elly FH. 2016. Analisis produksi limbah tanaman pangan sebagai pakan ternak sapi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. J Zootek. 36:302-311.

Prawirokusumo S. 1990. Ilmu usaha tani. Yogyakarta (Indonesia): BIEP.

Preston TR, Leng RA. 1987. Matching ruminant production system with avalilable resources in the tropics and sub-tropics. New South Wales (Australia).

Reist M, Koller A, Busato A, Kupfer U, Blum JW. 2000. First ovulation and ketone body status in the early postpartum period of dairy cows. Theriogenology. 54:685-701.

Setyaningsih W. Budiarti C, Suparyogi TH. 2013. Peran massage dan pakan terhadap produksi dan kadar lemak susu kambing Peranakan Ettawah. Anim Agric. 2:329-335.

Siregar SB. 2008. Penggemukan sapi. Jakarta (Indonesia): Penebar Swadaya.

Sunu KPW, Hartutik, Hermanto. 2008. Pengaruh penggunaan ajitein pakan terhadap produksi dan kualitas sapu perah. J Ilmu-ilmu Peternakan. 23:42-51.




DOI: http://dx.doi.org/10.14334/Pros.Semnas.TPV-2017-p.133-139

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PETERNAKAN
Jl. Raya Pajajaran Kav E59 Bogor 16151 Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (+62) 251 8322185, (+62) 251 8328383 e-Mail: medpub329@gmail.com
Website: http://peternakan.litbang.pertanian.go.id