Uji Performa Calon Bibit Sapi Peranakan Ongole Berdasarkan Karakteristik Kuantitatif dan Kualitatif

A Rasyid, M Luthfi

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengetahui hasil uji performa calon bibit sapi PO di kandang percobaan Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) secara kualitatif dan kuantitatif. Kegiatan ini dilakukan di kandang UPBU (Unit Pengelola Bibit Unggul) Lolitsapi menggunakan sapi PO lepas sapih yang terdiri dari 16 ekor sapi jantan dan 14 ekor sapi betina dari hasil seleksi kegiatan pemuliaan. Ternak dipelihara menggunakan dua kandang kelompok yaitu kelompok sapi jantan dan kelompok sapi betina dengan perlakuan yang sama yaitu pakan ≥3% dari bobot badan (BK ransum) dengan perbandingan hijauan 30% dan pakan penguat 70%. Pengamatan terhadap pertumbuhan bibit ternak dilakukan dengan cara pengukuran terhadap bobot badan dan ukuran tubuh sejak masuk Stasiun Uji Performa (SUP) dan dilakukan monitoring setiap bulan. Penilaian dalam uji performa dilakukan secara kuantitatif yaitu dilakukan penimbangan dan pengukuran terhadap bobot badan dan secara kualitatif dengan skoring tampilan tubuh, keserasian tubuh, kesesuaian karakteristik dengan rumpun sapi PO, temperamen, skor kondisi tubuh (SKT), kondisi reproduksi serta kondisi kaki dan kuku. Hasil penelitian sapi PO pada umur 24-36 bulan memiliki tinggi badan, sapi jantan ≥127 cm dan sapi betina ≥121 cm; calon bibit sapi betina sebanyak 9 ekor dengan rata-rata tinggi badan 125,3±3,0 cm; bobot badan 261,7±37,7 kg dengan PBBH 0,37±0,10 kg/ekor/hari; dan sapi PO jantan dengan rata-rata tinggi badan 128,9±2,3 cm, bobot badan 306,8±44,0 kg dengan PBBH 0,50±0,08 kg/ekor/hari.

Keywords


Bibit Superior; Uji Performa; Sapi PO

Full Text:

PDF

References


Astuti M. 2004. Potensi dan keragaan sumberdaya genetik sapi Peranakan Ongole (PO). Wartazoa. 14 nomor 3:98-106.

BSN. 2015. Bibit Sapi Potong – Bagian 5: Peranakan Ongole (PO). SNI-7351.5. ICS 65.020.30. Jakarta (Indonesia): Badan Standardisasi Nasional.

Ditjennak. 2007. Peraturan Direktur Jenderal Peternakan tentang Petunjuk Teknis Uji Performa Sapi Potong Nasional. Jakarta (Indonesia): Direktorat Jenderal Peternakan.

Ditjen PKH. 2012. Pedoman Pelaksanaan Uji Performan Sapi Potong. Jakarta (Indonesia): Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Hardjosubroto W. 1994. Aplikasi pemuliaan ternak di lapangan. Cetakan II. Jakarta (Indonesia): PT Gramedia Widiasarana.

Hinch GN. 1997. Genetics of behaviour. In: The Genetics of Sheep. Piper L, Ruvinsky A, editors. New York (USA): CAB International. p. 353-374.

Hadi PU, Ilham N. 2002. Problem dan prospek pengembangan usaha pembibitan sapi potong di Indonesia. J Litbang Pertan. 21:148-157.

Handiwirawan E, Tiesnamurti B. 2015. Pertambahan bobot badan sapi Bali dan PO yang digemukkan berdasarkan skor temperamen. Dalam: Noor MN, Handiwirawan E, Martindah E, Widiastuti R, Sianturi RSG, Herawati T, Purba M, Anggraeny YN, Batubara A, penyunting. Teknologi Peternakan dan Veteriner untuk Peningkatan Daya Saing dan Mewujudkan Kedaulatan Pangan Hewani. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Jakarta, 8-9 Oktober 2015. Jakarta (Indonesia): IAARD Press. hlm. 27-33.

Müler R, von Keyserlingk MAG. 2006. Consistency of flight speed and its correlation to productivity and personility in Bos taurus beef cattle. Appl Anim Behav Sci. 99:193-204.

Nicholson MJ, Butterworth HM. 1986. A Guide to Condition Scoring of Zebu Cattle. Addis Ababa (Ethiopia): International Livestock Centre for Africa.

Nichols DA, Able BV, RH Hiness, Allen DM. 1996. Livestock judging guide. For 4-H Clubs Members. Kansas (USA): Cooperative Extension Service. Kansas State University.

Parakkasi A. 1999. Ilmu makanan dan ternak ruminansia. Jakarta (Indonesia): UI Press. hlm. 371-374.

Rianto E, Purbowati E. 2009. Panduan lengkap sapi potong. Jakarta (Indonesia): Penebar Swadaya.

Soetanto H. 2008. Strategi optimasi pemanfaatan sumberdaya dan teknologi tepat guna pertanian untuk meningkatkan pendapatan peternak sapi potong. [Internet]. [Diakses 26 Desember 2016]. http://ntb.litbang.deptan.go.id.

Tillman D, Hartadi H, Prawirokusumo S, Reksohadiprodjo S, Lebdosukojo S.1991. Ilmu makanan ternak dasar. Yokyakarta (Indonesia): Gadjah Mada University Press.

Thalib C. 2001. Pengembangan sistem perbibitan sapi potong nasional. Wartazoa. 11:10-19.

Voisinet BD, Grandin T, Tatum JD, O’Connor SF, Struthers JJ. 1997. Feedlot cattle with calm temperaments have higher daily gains than cattle with excitable temperaments. J Anim. Sci. 75:892-896.




DOI: http://dx.doi.org/10.14334/Pros.Semnas.TPV-2017-p.70-77

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PETERNAKAN
Jl. Raya Pajajaran Kav E59 Bogor 16151 Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (+62) 251 8322185, (+62) 251 8328383 e-Mail: medpub329@gmail.com
Website: http://peternakan.litbang.pertanian.go.id