Evaluasi Penggunaan Bahan Pakan Lokal terhadap Performa Produksi Telur dan Kinerja Penetasan Ayam Kampung Super

Hafsah ., S Sarjuni

Abstract


Penelitian ini mencoba mengoptimalkan penggunaan bahan pakan lokal dibandingkan dengan pakan komersial. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan bahan pakan lokal terhadap kinerja produksi dan penetasan ayam kampung super. Penelitian ini menggunakan 60 ekor ayam betina dan 12 ekor ayam jantan. Perlakuan didesain dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan adalah: P1 = Pakan komersial (100%); P2 = Pakan lokal (100%); P3 = 95% P2 + 5% tepung daun kelor, P4 = 94% P2 + 5% tepung daun kelor + 1% tepung kunyit. Variabel yang diukur yaitu kinerja produksi telur (total produksi telur, konsumsi dan  konversi pakan) dan kinerja penetasan (bobot telur tetas, bobot tetas, penurunan berat telur ke DOC, fertilitas dan daya tetas telur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap produksi telur, konversi pakan, berat telur, bobot tetas, fertilitas dan daya tetas, namun berpengaruh tidak nyata pada konsumsi pakan. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan bahan pakan lokal dalam formulasi pakan ayam kampung super menghasilkan respons yang baik terhadap kinerja produksi telur dan penetasan dan tidak berbeda nyata dengan pakan komersial.


Keywords


Pakan Komersial; Produksi Telur; Penetasan; Pakan Lokal; Ayam Kampung Super

Full Text:

PDF

References


Almatsier S. 2002. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta (Indonesia): Gramedia.

Anonymus. 2001. Training manual. Dakar (Senegal): Church World Service. [Diakses 5 November 2007. www.moringatrees.org/moringa/miracletree.htm.

BPS. 2016. Statistik Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah. Palu (Indonesia): Badan Pusat Statistik.

Clarkson TB. 2002. The roles of soy in preventing and treating chronic disease. J Nutr. 132:547S–551S.

Foild N, Makkar HPS, Becker. 2007. The Potential of Moringa oleifera for Agricultural and Industrial Uses. In: What development potential for Moringa products? Dar Es Salaam. October 20th - November 2nd 2001.

Fuglie, Lowell J. 2001. The miracle tree: Moringa oleifera: Natural nutrition for the tropics.

Hafsah, Sarjuni S, Radjaguni MI. 2015. Kajian Aplikasi Bahan Pakan Lokal Hasil Pengolahan Peternak Mitra pada Skala IKM di Kota Palu. Laporan Hasil Penelitian. Balitbangda Provinsi Sulawesi Tengah, Palu.

Ma’sum M. 2011. Kebijakan dan program pengembangan pakan nasional. Panduan Workshop Sistem pakan Nasional 2011. Bandung 6-7 Juli 2011. hlm. 7-14.

Nafiu L, Rusdin M, Aku AS. 2014. Daya tetas dan lama menetas telur ayam Tolaki pada mesin tetas dengan sumber panas yang berbeda. JITRO. 1:32-44.

Naim R. 2004. Senyawa antimikroba dari tanaman. [Internet]. [diakses pada tanggal 20 Juli 2008Tersedia: http://www2.kompas.com/komp.as-cetak/0409/15/sorotan/126-5264.htm].

Simbolan J, Simbolan MM, Katharina N. 2007. Cegah malnutrisi dengan kelor. Yogyakarta (Indonesia): Kanisius.

Steel RGD, JH Torrie. 1995. Principles and prosedures of statistics. Biometrical approach. New York (USA): McGraw-Hill Book Company Inc.

Sudaryani TH, Santoso. 2002. Pembibitan ayam ras. Jakarta (Indonesia): Penebar Swadaya.

Wijayanti D. 2015. Pengaruh Kunyit (Curcuma longa Linn) terhadap Produksi Telur pada Ayam Petelur Umur 22-24 bulan. [Thesis]. [Palu (Indonesia)]: Universitas Tadulako.

Zakaria S. 2010. Pengaruh lama penyimpanan telur ayam buras terhadap fertilitas, daya tetas telur dan berat tetas. J Agrisist. 6:97-102.




DOI: http://dx.doi.org/10.14334/Pros.Semnas.TPV-2017-p.417-423

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PETERNAKAN
Jl. Raya Pajajaran Kav E59 Bogor 16151 Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (+62) 251 8322185, (+62) 251 8328383 e-Mail: medpub329@gmail.com
Website: http://peternakan.litbang.pertanian.go.id